TINGGINYA BIAYA LOGISTIK DI PELABUHAN : DAPATKAH DIMINIMALISIR ?
DOI:
https://doi.org/10.33556/jstm.v0i0.3Abstract
Transportasi laut mempunyai peran penting dalam menekan biaya logistik perusahaan, sehingga apabila efisiensi kapal sebagai andalan pengangkutan melalui laut baik, maka akan dapat menekan logistic cost perusahaan. Tingginya biaya logistik, disebabkan oleh tiga faktor, yaitu : muatan, kapal dan pelabuhan, terutama pembangunan infrastruktur pelabuhan, mengingat sumber inefisiensi saat ini ada di pelabuhan. Untuk mengetahui seberapa jauh sektor logistik suatu negara dapat mendukung daya saing negara tersebut dapat dilihat dari kinerja sektor logistik yang biasa disebut sebagai Logistics Performance Index (LPI), yang berdasarkan data Bank Dunia pada tahun 2012, LPI Indonesia menempati posisi ke-59 dari 155 negara yang disurvei. masih tergolong rendah jika dibandingkan Malaysia yang berada di posisi 29. Sementara, biaya logistik di Indonesia berada pada kisaran 25 persen hingga 30 persen, dibanding biaya logistik di Jepang yang hanya 5%, Singapura 6%, Filipina 7%, dan Malaysia 8%. Untuk itu Presiden Republik Indonesia telah mengeluarkan kebijakan yang disebut sebagai Cetak Biru (Blue Print) Penataan dan Pengembangan Sektor Logistik Nasional, dalam rangka meningkatkan daya saing dunia usaha nasional di pasar global, guna menyongsong implementasi Masyarakat Ekonomi Asean tahun 2015.
Kata kunci : Logistic Performance Indeks, Blue print, penekanan biaya logistik, kinerja pelabuhan meningkat.
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).





