PRODUK INOVASI PERAWATAN KEBERSIHAN KAPAL DARI BAHAN LIMBAH JERUK LEMON SEBAGAI UPAYA DALAM MENGANTISIPASI PENCEMARAN AIR LAUT
DOI:
https://doi.org/10.33556/jstm.v23i1.331Abstract
Penggunaan sabun (deterjen) berbahan dasar kimia dalam kegiatan perawatan kebersihan kapal, dapat menimbulkan dampak buruk terhadap lingkungan, walaupun saat ini sudah banyak digunakan Sabun (deterjen) yang memiliki bahan kimia yang rendah kadarnya, namun hal tersebut tetap saja berdampak pada lingkungan sekitar. Untuk mengantisipasi dampak pencemaran lingkungan, maka di kembangkanlah produk inovasi untuk pembuatan sabun (deteirjen) pembersih perawatan kapal dengan bahan-bahan herbal. Bahan-bahan herbal yang dimaksud adalah bahan alami yang ramah lingkungan. Berdasarkan penelitian pendahuluan, bahan dasar alami yang digunakan membersihkan kapal adalah air perasan kulit jeruk lemon dan daun jeruk lemon. Dimana buah jeruk yang dimaksud adalah buah jeruk yang dalam kondisi tidak layak konsumsi. Jadi buah yang harusnya masuk ke dalam tong sampah, dimanfaatkan untuk menjadi bahan dasar untuk membuat sabun (deterjen) herbal. Tujuan dari penelitian ini adalah mengolah “limbah” buah jeruk untuk menyelesaikan dampak limbah sabun (deterjen) yang sangat berbahaya karena mengandung bahan kimia yang mematikan kehidupan di lingkungan air laut. Objek riset dalam kegiatan penelitian ini adalah Pesisir pantai yang terletak di kota Surabaya. Hal ini dilatar belakangi dengan kota Surabaya yang telah memiliki pelabuhan nusantara yang merupakan salah satu pelabuhan terbesar yang ada di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan jenis data sekunder dan data primer Sedangkan metode pengambilan data dengan metode Wawancara, Observasi, dan Studi literature. Luaran penelitian berupa produk inovasi sabun pembersih perawatan kapal yang ramah lingkungan.References
Arikunto, S., (2013). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik Edisi Revivi. Rineka Cipta
Bethan, S. (2008). Penerapan Prinsip Hukm Pelestarian Fungsi Lingkungan Hidup Dalam Aktivitas Industri Nasional Sebuah Upaya Penyelamatan Lingkungan Hidup dan Kehidupan Antar Generasi. Bandung: Alumni.
Fikri Muhammad Mengenal MARPOL 73 dan Apa-Apa Saja yang Bisa Dibuang ke Laut , https://nationalgeographic.grid.id/read/132492545/mengenal-marpol-73-dan-apa-apa-saja-yang-bisa-dibuang-ke-laut?page=all [05 Januari 2021]
Garcia-Castello, E. M., L. Mayor, S. Chorques, A. Argüelles, D. Vidal-Brotóns and M. L. Gras. (2011). Reverse osmosis concentration of press liquid from orange juice solid wastes: Flux decline mechanisms. Journal of Food Engineering, 106(3),
Raras Utami Safitri, Bahaya Limbah Air sabun dan Minyak Bagi Lingkungan, https://adikatirtadaya.co.id/bahaya-limbah-air-sabun-dan-minyak-bagi-lingkungan/, [21 April 2020]
Sugiyono, (2019), Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif R&D. Bandung: Alfabeta.
Wilkins, M. R., L. Suryawati, N. O. Maness and D. Chrz. (2007). Ethanol production by Saccharomyces cerevisiae and Kluyveromyces marxianus in the presence of orange- peel oil. World Journal of Microbiology and Biotechnology, 23(8), 1161–1168.
.................. Perpres_No_29_2012 Lampiran V MARPOL 73/78 (terjemahan) Peraturan Tentang Pencegahan Pencemaran Yang Diakibatkan Oleh Sampah dari Kapal
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).





